Trip Keliling Solo with Kereta MRT..?

Hallo sahabat Kurang Piknik....

Weekend kali ini kami berkeliling kota Solo dengan menggunakan MRT. Iya, seperti yang terlihat di foto, kami naik MRT!! Tentunya bukan Mass Rapid Transportation seperti di negara negara maju, tapi MRT yang saya maksud ini adalah Model Rekreasi Terbaru. Alias Bis Tingkat Werkudara! hahaha...
bis werkudara
Werkudara merupakan bus tingkat pariwisata pertama kali di Indonesia. Dan yang membuat kita bangga, karoseri bus ini sepenuhnya dikerjakan oleh bangsa kita. Adalah perusahaan karoseri Tri Sakti Magelang yang berperan dalam lahirnya si werkudara.
Desain berwarna merah dan dilengkapi tempat duduk yang nyaman. Ketinggiannya mencapai 4,5 meter dengan lebar layaknya bus pada umumnya, yakni sekitar 2,5 meter.
Bus tingkat ini hanya ditawarkan kepada wisatawan yang ingin berkeliling Solo.Lokasi yang bisa dituju, antara lain Keraton Surakarta, Kampung Batik Kauman dan Laweyan, Mangkunegaran, Museum Radya Pustakan dan sejumlah tempat lainnya. Bus tingkat dapat mengantar wisatawan sesuai keinginannya.
Bus tingkat wisata yang bertujuan untuk menarik wisatawan telah dioperasikan mulai 20 Februari  2011. Selain itu, bus tingkat ini juga berfungsi untuk mengenang masa lalu karena dapat diketahui keberadaan bus tingkat masih populer. Dulu bus tingkat adalah bus reguler, kalau bus tingkat kali ini konsepnya berupa bus wisata dengan paket atau carter.

Pembelian Tiket

Calon Penumpang dapat membeli tiket di tempat yang sudah disediakan secara eceran seharga Rp. 20.000,- untuk berkeliling kota Solo pulang pergi pada hari Sabtu, Minggu dan hari libur. Untuk harga sewa (carter) dengan biaya Rp. 800.000,- per 3 jam dengan biaya overtime Rp. 250.000,- per jam. 
Penyewa juga dapat meminta bus berhenti di tempat-tempat tertentu selama lokasinya memungkinkan. Pemesanan dilakukan di kator Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika Kota Surakarta di Jalan Menteri Supeno No. 7 Manahan pada hari dan jam kerja.  (http://www.surakarta.go.id/konten/bus-tingkat-werkudara)

Setelah membayar tiket, kita langsung naik. beruntung banget karena tiket saat itu tinggal 3 buah, padahal jadwal pemberangkatan masih terisa 15 menit lagi. Peraturan di sini adalah saat setengah perjalanan nanti, penumpang yang di dek atas turun ke bawah, begitupun sebalikna supaya adil. Akhirnya kita memutuskan untuk naik di lantai atas dulu, dengan pertimbangan cuaca yang masih sejuk di pagi hari.
waaaoooww... benar saja, ternyata pemandangan di atas keren banget cuy..!!
Jalan di Pertigaan Stasuin Purwosari yang biasa terasa semrawut, ternyata jika di liat dari atas cukup kece juga...

Setelah satu jam berkendara keliling kota, tepatnya di jembatan Bengawan Solo, bis berputar dan berhenti sejenak, Oke, ini adalah setengah perjalanan, kamipun turun dan berganti posisi di dek bawah. 
Selain sebagai ikon Kota, Werkudara kini menjelma menjadi salah satu tempat wisata keluarga yang nyaman dan aman. Terlebih ada narasi dari guide yang selalu aktif menjelaskan setiap tempat atau bangunan yang bersejarah yang dilewati. 
Pokoknya belum ke Solo deh, jika belum sempat naik Werkudara keliling kota! :D
Setelah keliling kota solo selama 2 jam, akhirnya Werkudara kembali ke garasinya di kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta.

Sempetin dulu narsis :p
Ada juga bus Batik Trans Solo yang terparkir di halaman kantor, tampaknya bus ini masih baru, terlihat masih polos.. Cocok banget nih buat pose, maklum saya bismania juga sih... ^^
karena tadi pagi buru buru dan belum sempat sarapan, akhirnya sebelum pulang kita sempatin dulu mampir di warung favorit. Soto rempah khas Solo.
Rasanya sudah ribuan kali makan di sini tetep aja gak dapat diskon.. Jiah
_________________________________________________________________________________
Okesip, itulah tadi trip singkat kami dengan si Werkudara,. 

Traveling gak melulu jauh dan mahal kok.. Masih banyak spot menarik di sekitar kita yang mungkin belum tergali selama ini. 

Happy vacation gaes,  Everyday is  Holiday! 




1 comments:

 

About Me

My photo
Professional Medical Representative | Liverpudlian | road bikes rider | BISMANIA | blogger | Banjarnegara-Solo

Everyday is Holyday

Prakosoandhika on FB